Cara MOVE ON Paling Ampuh! [Kamu Mesti tahu]

Posted on

Lama banget nggak bikin artikel di blog ini. Bukan karena malas. Memang lagi nggak punya ide aja mau nulis apa. Padahal ‘mood’ nulis lagi ada. Cuma… ah sudahlah. Tapi hari ini iseng browsing – browsing dapat ide bagus seputar ‘CARA MOVE ON’.

Di Google, tulisan seputar cara supaya bisa Move on banyak bertebaran. Bagus – bagus semua. Sayangnya, dari sekian banyak artikel tentang hal tersebut hampir semuanya melupakan 1 point penting yang justru – menurut saya – paling utama dan yang paling ampuh supaya seseorang bisa move on. Malah nih – menurut saya lagi – sebenarnya dengan 1 poin ini sudah bisa tuntas masalah. Nggak perlu cara move on 2, 3, dst. Penasaran kan? Baca sampai selesai makanya.

Sebelumnya, bicara tentang cara move on bukan bicara tentang move on karena ditinggal pacar semata. MOVE ON bukan hanya tentang kegalauan dalam percintaan. Sesuai dengan maksud dari MOVE On itu sendiri yaitu berpindah dari kondisi dan situasi yang tidak kondusif untuk diri kita ke situasi dan kondisi yang positif untuk kehidupan kita kedepannya. Jadi bisa saja MOVE ON terkait dengan percintaan, dan lebih luas dari itu. Misal tentang musibah yang pernah menimpa, kenangan buruk, pertemanan/persahabatan, kegagalan usaha, dll.

Saya pribadi pernah mengalami kesedihan yang sangat ketika ditinggal pergi Bapak. Alhamdulillahnya dengan trik ampuh yang akan saya share ini saya bisa MOVE ON tanpa perlu waktu lama. Kembali positif untuk menjalani hidup.

Ok, langsung to the point aja… Saya akan share cara MOVE ON yang paling ampuh!

YAKINLAH bahwa Allah tidak akan pernah menzhalimi hamba-Nya. Selama kita tetap berada di Jalan-Nya. Apapun yang terjadi pada kita, itu adalah ‘karunia’ Allah yang terbaik untuk kita – walau kadang terasa pahit

Tanamkan kuat-kuat prinsip diatas. APAPUN YANG TERJADI!

Saya mau kasih contoh nyatanya. Dulu ada wanita yang galau karena lelaki yang datang melamarnya tidak disetujui oleh Ibu tercinta. Sadar bahwa kalau dia memaksakan diri akan beresiko durhaka pada orang tua, akhirnya dia pasrah menerima. Teman dan keluarga menguatkan dengan meyakini kalau dia menerima ini sebagai takdir Allah, InsyaAllah – nanti akan diberi ganti yang jauh lebih baik.

Wanita itu pasrah menerima takdir dan meyakini bahwa ini adalah yang terbaik dari Allah buat dia. Dan benar saja, sekian tahun kemudian datanglah seseorang lelaki yang jauh lebih tampan, lebih cerdas, lebih shalih, pokoknya lebih baik dalam banyak hal.

Sekarang mereka sudah punya 2 anak yang lucu – lucu. Kehidupannya tenang dan bahagia. Seandainya dia dahulu jadi dengan lelaki sebelumnya, belum tentu kehidupannya bakal seindah sekarang ini. Alhamdulillah ya ..

BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH KUNCI UTAMA CARA BISA MOVE ON

tumblr_inline_ny73zz0p9o1qf28c7_500

Sehabat Nabi, Umar bin Khaththab pernah berucap – kurang lebih begini – “Aku tidak peduli atas keadaan susah dan senangku, karena aku tidak tahu manakah diantara keduanya itu yang lebih baik bagiku..” 

Umar menganggap kesusahannya itu bisa jadi ‘lebih baik’ buat dia ketimbang ‘senangnya’. Begitupun sebaliknya. Misal begini, bisa saja kan ketika seseorang diberi nikmat malah lupa sama Allah. Maksiat terus-terusan. Lupa ibadah. Zhalim ke orang lain. Sombong, angkuh, arogan, dll. Begitu diberi ‘kesusahan’ dia jadi ingat sama Allah. Intropeksi diri sadar punya banyak salah. Stop maksiat. Jadi penyabar dan rendah hati. Bukan kah itu artinya ‘kesusahan’ jadi lebih baik buat dia daripada ‘kesenangan’?

Kegagalan dalam hidup kita harus kita pandang positif sebagai ‘treatment khusus’ dari Allah buat kita dalam rangka kenaikan level. Ini mindset penting. Katakan dalam hati kita dengan terus menerus bahwa Allah sedang sayang sama kita. Allah sedang menjauhkan energi-energi buruk yang bisa merusak masa depan kehidupan kita. Nah kalau pikiran kita positif, tetap optimis, nggak ada lagi tuh istilah GAGAL MOVE ON. Paham ya bro n sis?!

Saya kasih satu lagi contoh. Ini mah sederhana banget. Suatu ketika seseorang kena musibah kecil.. kecil banget .. sepele bener.. SANDAL JEPITNYA PUTUS! Cetek kan ? Nggak mungkin lah gagal MOVE ON cuma gegara sandal jepit putus. Cuma perlu diingat, sesorang bisa melakukan sesuatu yang besar itu awalnya dari yang kecil dulu. Orang ini punya mindset yang luar biasa bagus. Walau cuma sandal jepit tapi dia menyikapinya dengan positif. Dia bergumam ringan, “Alhamdulillah, sandal putus ini menandakan Allah akan memberikan saya sandal baru yang lebih baik dan lebih bagus!” 

Keren, kan?!

Sekarang ucapkan dalam setiap kegagalan kita, “Alhamdulillah, sesuatu yang terjadi atas saya saat ini pertanda Allah akan memberikan pengganti yang jauh lebih baik kelak.”

CARA MOVE ON DALAM BAHASA YANG SEDERHANA

  • Selalu ikhlas dan BERPRASANGKA BAIK KEPADA ALLAH dalam setiap kegagalan kita.
  • Yakinlah bahwa hidup tidak selalu tentang kegagalan. Ada kesuksesan besar yang menunggu kita diujung sana. Masalahnya adalah kita harus kuat untuk mencapai ujungnya. Maka kuatkan diri kita dengan energi positif.
  • Allah selalu bersama kita. Apa yang kita khawatirkan kalau ada Dzat Yang Maha Segalanya yang membersamai kita? So ‘Woles’ aja kan 😉
  • Ini tentang MINDSET kita dalam menyikapi suatu permasalahan. Jika MINDSET kita positif maka hasilnya pasti akan positif. Sebaliknya jika ia negatif, pun hasilnya akan seperti itu.

Katanya cara MOVE ON-nya cuma 1, kok itu ada 4?

Hehehe… Pada dasarnya sih cuma 1. Oke deh saya ringkas lagi jadi, “BERPRASANGKALAH YANG BAIK KEPADA ALLAH DALAM KEADAAN APAPUN ITU. TERUTAMA KETIKA KITA GAGAL!”

Prasangka yang baik ini akan menghadirkan energi yang baik juga. Pikiran kita akan baik. Pikiran yang baik menjadikan tubuh kita merespon pula dengan kebaikan – kebaikan. Nggak ada lagi tuh galau, nangis, banting piring, mukulin tembok, gigitin bantal apalagi sampai bunuh diri. Hiiiii …..jangan sampai deh!

Jika CARA MOVE ON diatas sudah kita kuasai dengan baik (dan itu mudah banget) saya jamin nggak ada satu masalah pun yang bisa bikin kita GAGAL MOVE ON. Kita akan terlihat jauh lebih tenang dalam menghadapi ujian. Orang – orang sekitar kita akan melihat kita seolah-olah bahagia. Padahal mah, memang sedang bahagia kan? Karena bahagia hanyalah tentang bagaimana kita bisa menata hati dalam setiap keadaan. Semoga artikel saya ini bermanfaat. Share ya biar yang lain bisa merasakan manfaatnya. See you at my next article!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *